Lima Bahaya Springbed Tanpa Menggunakan Bahan Anti Bakteri

Lima Bahaya Springbed Tanpa Menggunakan Bahan Anti Bakteri

  • Sealy
  • May 13, 2019

SEALY – Matras kesehatan diproduksi untuk menjaga kesehatan penggunanya. Sebagian banyak orang mungkin hanya mengetahui matras untuk kesehatan punggung. Sebenarnya, terdapat beberapa matras yang diproduksi dengan manfaat lebih dari itu. Fitur lainnya matras kesehatan diproduksi menggunakan bahan anti bakteri. Fungsinya, untuk memproteksi dari bakteri atau kuman yang dapat menimbulkan penyakit. Maka dari itu, daftar harga tempat tidur springbed yang dilenkgapi dengan bahan anti bakteri dan fitur canggih lainnya menawarkan harga yang cukup tinggi.

Matras yang terbuat dari bahan anti bakteri ini akan lebih efisien jika kamu juga rutin mengganti seprei. Mengingat seprei merupakan bagian dari rumah yang paling dekat dengan kehidupan kamu, maka tubuh akan terlindungi dari bakteri atau kuman. Namun, jika kamu malas untuk mengganti seprei di kamar, tentu hal ini dapat membahayakan diri. Apa saja penyebab dan bahaya yang akan terjadi jika kamu tidak menggunakan matras dengan anti bakteri dan tidak rajin mengganti seprei, berikut ini ulasannya.

Keringat tubuh yang menempel. Pada umumnya keringat terjadi saat seseorang makan pedas,  olahraga, atau berjemur di bawah sinar matahari. Namun, ternyata keringat juga dapat terjadi ketika saat tidur. Ada banyak penyebab kamu tidur mengeluarkan keringat, seperti kepanasan karena udara di kamar yang kurang atau bisa juga karena pergeseran hormon terkait dengan monopous. Saat keringat keluar, tentunya keringat akan terserap ke dalam seprei. Hal tersebut dapat menjadi bahaya karena seprei yang lembab karena keringat dapat menjadi sarang bakteri. Karena itu, kamu harus rutin mengganti seprei.

Bakteri yang menempel dapat menyebabkan iritasi kulit. Memiliki matras dengan bahan anti bakteri bukan berarti kamu tidak perlu mengganti seprei. Seberapapun daftar harga tempat tidur springbed yang kamu miliki, seprei yang kotor dan tidak rajin dibersihkan dapat menyebabkan menumpuknya bakteri. Jika sudah demikian, tentu tubuhmu dapat mengalami iritasi kulit karena debu dan kotoran yang menempel di seprei. Gejala yang akan timbul biasanya tubuh kamu akan mengalami gatal-gatal.

Jerawat dapat disebabkan karena matras atau seprei yang kotor. Jerawat pada wajah bukan saja terjadi karena pola hidup, make up, ataupun makanan yang kamu konsumsi. Salah satunya, terjadi karena matras dan seprei yang kotor. Apalagi jika kamu tidak rajin membersihkan make up sebelum tidur, riasan muka tersebut bisa saja menempel di seprei dan sarung bantalmu. Jika tidak langsung mengganti seprei tentu akan menimbulkan masalah pada kulit wajah dengan munculnya jerawat. Jika terus menerus terjadi, hal ini akan menjadi masalah besar, bukan?

Asma bisa terjadi karena kotoran yang menempel di matras atau seprei. Asma merupakan penyakit yang terjadi karena saluran pernapasan mengalami inflamasi yang teriritasi oleh beberapa pemicu. Salah satu pemicu akibat matras atau seprei yang kotor, terutama karena bulu hewan, tungau atau debu. Supaya tidak berkembang biak dalam waktu yang sangat lama baik dalam tubuh ataupun pada matras, maka kamu harus rajin mengganti seprei atau membersihkan matras. Terutama bagi kamu yang sudah memiliki riwayat penyakit asma, sebaiknya tidak membiarkan hewan peliharaanmu bermain di atas matras supaya tidak sering kambuh atau asma kamu tidak semakin parah.

Hindari kebiasaan makan di atas matras. Beli matras dengan daftar harga tempat tidur springbed yang bagus, sayang sekali jika matras tersebut kamu gunakan juga sebagai tempat makan. Meskipun matras tempat tenyaman untuk melakukan banyak hal ketika di rumah, jangan menganggap sepele kebiasaan makan atau ngemil di atas matras. Sebab, ketika remahan makanan yang tertinggal di atas matras dapat mengundang kedatang hewan-hewan kecil dan menambah daftar bakteri dan kuman ke atas seprei.